Recent Posts

Terungkap misteri Man in The Iron Mask setelah 350 tahun

Add Comment
Selama 350 tahun sosok di balik topeng penghuni penjara Perancis ini menjadi misteri, kini seorang profesor sejarah mengklaim telah berhasil mengungkap identitas asli tahanan tersohor di Perancis ini yang dikurung selama 34 tahun dengan wajah selalu ditutupi oleh topeng, sehingga mendapat julukan "Man in the Iron Mask'.  

Seperti dilansir dari The Sun, orang yang berada dibalik topeng tersebut ditangkap pada tahun 1669 atau sekitar 350 tahun lalu. Pria bertopeng itu kemudian ditahan di sebuah Bastille kenamaan di Perancis. Selain menjadi tahanan di Bastille, pria itu pun sempat menjalani kurungan di penjara Perancis yang lainnya.


Uniknya desa di India, anak-anak pun punya nama aneh dan nyeleneh

Add Comment
Anak adalah anugerah paling indah bagi setiap orang tua, dan tak jarang para orang tua akan memberikan anak mereka nama yang sesuai dengan harapan dan do'a mereka. Namun di sebuah desa di India, para anak-anak di sana memiliki nama yang cukup unik, aneh bahkan nyeleneh. Seperti apakah itu? 

The Hakki Pikki Tribe, Bhadrapur |Source- travel-ideas.makemytrip.com

Anak-anak suku Hakki Pikki dari desa Bharadpur yang terletak di negara bagian Karnataka, India memiliki nama yang cukup unik, aneh bahkan nyeleneh. Bayangkan saja, anak-anak di desa tersebut mendapatkan namanya dari nama-nama yang ada di dunia. Ada yang namanya Google, Cofee, Pistol, Japan, Coke, Sugar, dan masih banyak lagi nama-nama unik yang digunakan.

Suku Hakki Pikki adalah suku yang selama berabad-abad hidup terisolasi di sebuah hutan yang berada di India bagian tengah. Namun semenjak meningkatnya urbanisasi dan jumlah penduduk, keterasingan dan kehidupan nomaden mereka telah berubah selamanya.

Berada dalam lingkungan baru yang padat, membuat sejumlah warga Hakki Pikki ini meninggalkan semua tradisi lama mereka. Namun begitu, sebagian besar warga suku ini berusaha untuk beradaptasi dan malah mencoba dengan menciptakan budaya hybrid.

Pada abad ke-19, para pria dari suku Hakki Pikki dikenal sebagai pemburu yang hebat, bahkan mereka memberi nama anak-anak mereka dengan nama para pahlawan besar. Selama itu pula, mereka hidup dan menetap di dalam sebuah hutan.

Ratusan tahun kemudian, situasi berubah. Suku Hakki Pikki sudah berpindah jauh ke bagian selatan dan banyak dari mereka yang meninggalkan keahlian berburu mereka dan memilih untuk menjadi pencuri demi melangsungkan hidup di dunia yang sudah berubah. Sejak saat itulah, mereka sangat dikenal sebagai suku yang sangat ahli dalam berbagai urusan curi-mencuri.

Dalam rangka menghilangkan stigma sebagai suku pencuri, pada tahun 1970-an, para orang tua di Hakki Pikki kemudian memberi nama anak-anak mereka dengan istilah-istilah yang sedang populer di dunia saat itu. Sejak itulah kemudian muncul nama-nama baru yang tidak lazim diberikan pada anak-anak, seperti Pistol, British,  dan sebagainya.

Namun puluhan tahun kemudian, yaitu dekade 1980-an, pemberian nama untuk anak-anak mereka pun mulai berubah. Mereka mulai mengadopsi nama-nama selebriti hingga tokoh terkenal, termasuk juga makanan favorit mereka. Pada akhirnya, semua penduduk di desa ini mempunyai nama yang cukup unik, lucu, aneh bahkan nyeleneh, mulai dari North Korea, South Korea, Sugar, Coca Cola, Pepsi, Google, High Court, Congress, hingga Military.

Bukan itu saja, pengadilan setempat pun mengizinkan para orang tua di sana memberikan nama yang aneh untuk anak-anak mereka. Alhasil, nama-nama unik tersebut akan ditemukan dalam surat izin mengemudi, ktp, paspor, kartu keluarga, sampai kartu pemilih yang digunakan untuk pemilu.

Sumber dan referensi: 

National Geographi
Times of India, India Times


Kisah prasasti kutukan yang dicuri Inggris

Add Comment
Ada anggapan bahwa negara yang pernah dijajah oleh Inggris memiliki nasib yang lebih baik, benarkah itu? Sebelum dijajah Belanda dan Jepang, Indonesia pernah dijajah oleh Prancis, Portugis dan Inggris. Terkait anggapan tersebut, seorang sejarawan asal Inggris, Peter Carey menyangkal akan hal tersebut dan menyebutnya sebuah kebohongan jika menganggap bangsa yang dijajah Inggris akan bernasib baik.


Dunia Misteri

Sejarah Indonesia