Sadis, olahraga ini penggal kepala angsa

Sebutan olahraga ekstrim biasanya ditujukan pada olahraga yang paling menantang, dan mungkin olahraga berikut ini layak disebut sebagai olahraga paling ekstrim karena menggunakan binatang hidup sebagai targetnya. 

Memenggal kepala angsa dengan menarik lehernya bagi orang-orang Eropa dulu adalah salah satu bentuk olahraga yang paling menyenangkan. 

Ya tarik angsa adalah sejenis olahraga yang cukup popular dimainkan di beberapa negara di Eropa dan Amerika Utara sejak abag ke-17 dan ke-19. 

Bahkan hingga kini pun olahraga ini masih berlangsung. 

http://www.inilahduniakita.net/2014/09/sadis-olahraga-ini-penggal-kepala-angsa.html

 

Cara bermain olahraga ini cukup sadis, peserta yang berada di atas kuda kemudian akan memacuk kudanya itu dengan kecepatan penuh menuju tubuh angsa yang digantung terbalik. Ketika telah sampai, orang itu harus menarik kuat-kuat kepala bebek itu hingga terlepas dari tubuhnya.

Saat ini olahraga tersebut masih tetap dilakukan di beberapa wilayah di Eropa yaitu di Belgia dan Grevenbicht Belanda sebagai salah satu bagian dalam perayaan Shrove Tuesday, sedangkan di beberapa kota di Jerman dilakukan sebagai bagian dalam perayaan Shrove Monday. 

Dulu olahraga ini menggunakan angsa-angsa yang masih hidup. Angsa ini akan digantung secara terbalik dengan kedua kaki yang akan diikat dengan sangat kencang. Leher angsa yang panjang itu kemudian dibeli minyak. 

http://www.inilahduniakita.net/2014/09/sadis-olahraga-ini-penggal-kepala-angsa.html


Dalam kondisi tubuh yang terbalik, tentu si angsa akan meronta-ronta mencoba melepaskan dirinya. Tapi hal itu justru menjadi tantangan tersendiri bagi para pesertanya, karena dengan begitu akan menyulitkan mereka untuk menggapai leher si angsa tersebut. Bahkan pada tempo dulu untuk lebih membuatnya menantang, di samping si angsa yang tergantung itu akan berdiri seorang kulit hitam yang dengan cambuknya akan mencambuk kuda si peserta untuk lebih menyulitkan meraih leher si angsa. 

Sekarang meskipun olahraga ini masih dipraktekkan namun tidak menggunakan angsa yang masih hidup untuk alasan keperibinatangan, hehehe. Penggunaan angsa hidup dilarang sejak tahun 1920, dan sekarang mereka lebih banyak menggunakan angsa-angsa yang sudah mati yang sebelumnya dibuat mati dengan cara disuntik. Meskipun begitu, tetap saja hal itu terlihat sadis. 


http://www.inilahduniakita.net/2014/09/sadis-olahraga-ini-penggal-kepala-angsa.html 

http://www.inilahduniakita.net/2014/09/sadis-olahraga-ini-penggal-kepala-angsa.html 

http://www.inilahduniakita.net/2014/09/sadis-olahraga-ini-penggal-kepala-angsa.html 

http://www.inilahduniakita.net/2014/09/sadis-olahraga-ini-penggal-kepala-angsa.html 

http://www.inilahduniakita.net/2014/09/sadis-olahraga-ini-penggal-kepala-angsa.html




Sebutan olahraga ekstrim biasanya ditujukan pada olahraga yang paling menantang, dan mungkin olahraga berikut ini layak disebut sebagai olahraga paling ekstrim karena menggunakan binatang hidup sebagai targetnya. 

Memenggal kepala angsa dengan menarik lehernya bagi orang-orang Eropa dulu adalah salah satu bentuk olahraga yang paling menyenangkan. 

Ya tarik angsa adalah sejenis olahraga yang cukup popular dimainkan di beberapa negara di Eropa dan Amerika Utara sejak abag ke-17 dan ke-19. 

Bahkan hingga kini pun olahraga ini masih berlangsung. 

http://www.inilahduniakita.net/2014/09/sadis-olahraga-ini-penggal-kepala-angsa.html

 

Cara bermain olahraga ini cukup sadis, peserta yang berada di atas kuda kemudian akan memacuk kudanya itu dengan kecepatan penuh menuju tubuh angsa yang digantung terbalik. Ketika telah sampai, orang itu harus menarik kuat-kuat kepala bebek itu hingga terlepas dari tubuhnya.

Saat ini olahraga tersebut masih tetap dilakukan di beberapa wilayah di Eropa yaitu di Belgia dan Grevenbicht Belanda sebagai salah satu bagian dalam perayaan Shrove Tuesday, sedangkan di beberapa kota di Jerman dilakukan sebagai bagian dalam perayaan Shrove Monday. 

Dulu olahraga ini menggunakan angsa-angsa yang masih hidup. Angsa ini akan digantung secara terbalik dengan kedua kaki yang akan diikat dengan sangat kencang. Leher angsa yang panjang itu kemudian dibeli minyak. 

http://www.inilahduniakita.net/2014/09/sadis-olahraga-ini-penggal-kepala-angsa.html


Dalam kondisi tubuh yang terbalik, tentu si angsa akan meronta-ronta mencoba melepaskan dirinya. Tapi hal itu justru menjadi tantangan tersendiri bagi para pesertanya, karena dengan begitu akan menyulitkan mereka untuk menggapai leher si angsa tersebut. Bahkan pada tempo dulu untuk lebih membuatnya menantang, di samping si angsa yang tergantung itu akan berdiri seorang kulit hitam yang dengan cambuknya akan mencambuk kuda si peserta untuk lebih menyulitkan meraih leher si angsa. 

Sekarang meskipun olahraga ini masih dipraktekkan namun tidak menggunakan angsa yang masih hidup untuk alasan keperibinatangan, hehehe. Penggunaan angsa hidup dilarang sejak tahun 1920, dan sekarang mereka lebih banyak menggunakan angsa-angsa yang sudah mati yang sebelumnya dibuat mati dengan cara disuntik. Meskipun begitu, tetap saja hal itu terlihat sadis. 


http://www.inilahduniakita.net/2014/09/sadis-olahraga-ini-penggal-kepala-angsa.html 

http://www.inilahduniakita.net/2014/09/sadis-olahraga-ini-penggal-kepala-angsa.html 

http://www.inilahduniakita.net/2014/09/sadis-olahraga-ini-penggal-kepala-angsa.html 

http://www.inilahduniakita.net/2014/09/sadis-olahraga-ini-penggal-kepala-angsa.html 

http://www.inilahduniakita.net/2014/09/sadis-olahraga-ini-penggal-kepala-angsa.html




Subscribe to receive free email updates: