Manusia serigala, fakta atau hanya mitos ?

Sinetron Indonesia kini sedang terkena wabah manusia yang bisa berubah menjadi binatang seperti serigala atau harimau. Cukup mengkhawatirkan memang, anak-anak muda kita disuguhi tayangan yang tidak mendidik seperti itu.

Terlepas dari film yang disebut-sebut meniru kepopuleran Twilight itu, lalu sebenarnya apakah mahluk-mahluk seperti itu memang benar-benar ada atau hanya rekayasa manusia saja? Yu, kita cari kebenarannya di sini.

Manusia serigala (Likantrof atau likan) adalah sebuah mitos dari Eropa kuno berupa perwujudan sosok mahluk berpenampilan setengag manusia dan setengah serigala. Konon manusia serigala akan berubah pada waktu bulan purnama karena pada waktu itu kekuatan mistiknya telah mencapai puncaknya. 

Dalam mitologi tersbut disebutkan juga mengenai manusia yang tergigit atau tercakar oleh manusia serigala maka akan berubah menjadi salah satu dari manusia serigala atau serigala jadi-jadian. Menurut kisah, manusia serigala ini hanya bisa mati jika badannya tertembus oleh peluru atau tombak yang terbuat dari perak.




Sedangkan manusia harimau adalah sebuah legendan dan mitos yang beredar di beberapa daerah di Indonesia. Kisah mengenai manusia harimau bisa ditemukan dalam cerita-cerita rakyat di beberapa daerah seperti di Sumatera dan Jawa.


Di daerah Sumatera misalnya, cerita mengenai keberadaan manusia harimau banyak ditemukan di beberapa wilayah, begitu pula di Jawa dan Madura yang sosoknya dikait-kaitkan dengan manusia yang memiliki kemampuan merubah diri menjadi harimau karena mempunyai ilmu kesaktian tertentu.

Tidak sekedar mitos 

Legenda mengenai manusia serigala sudah muncul di Eropa sejak abad pertengahan, banyak kalangan yang meyakini mitos tersebut benar adanya, hal tersebut bisa dibuktikan dengan banyaknya cerita-cerita mengenai penjumpaan serta penyelidikan-penyelidikan yang menyertainya. Pada tahun 1850 saja sudah ada 13 laporan mengenai penampakkan manusia serigala ini di beberapa wilayah di Eropa.

Manusia serigala di Wittlich, Jerman (1988) 

Sebuah kuil didirikan dekat kota Wittlich dengan kayakinan jika lilin kuil padam, manusia serigala akan kembali. Didekat Wittlich ada sebuah basis angkatan udara. Pada tahun 1988, beberapa polisi keamanan melewati kuil saat menuju basis pertahanan, dan mereka melihat bahwa lilin sudah padam. Mereka menyalakannya lagi, bercanda tentang hal itu.


Kemudian pada malam hari alarm menyala, saat mereka memeriksanya, mereka mengklaim telah berhadapan dengan mahkluk legendaris, werewolf. Menurut mereka werewolf tersebut kabur melewati pagar yang tinggi.Siapa yang sedang beruntung, werewolf atau para pria? Keseluruhan cerita tentu akan berbeda jika werewolf tersebut memutuskan membuat sushi.

Manusia serigala di Perancis (1598)

Pada tahun 1598, seorang pengemis yang dikenal sebagai Jacques Roulet dikurung di sebuah rumah sakit jiwa setelah mengaku melakukan pembunuhan dan memakan beberapa wanita dan anak anak... sebagai manusia serigala.  Dia percaya dirinya dapat berubah menjadi mahkluk lain dengan bantuan salep pemberian orangtuanya.


Jacques ditangkap setelah tubuh seorang remaja ditemukan sedang dimakan oleh dua orang serigala (saudara dan sepupunya, mungkin?). Pria yang menangkapnya menemukan Jacques hanya setengah berpakaian dan tangannya bersimbah darah.

Werewolf dalam Mitologi Yunani

Kisah lain dari manusia serigala sering muncul dalam mitologi Yunani dimana Lycaon berubah menjadi manusia serigala setelah memakan manusia. Dalam pengetahuan Armenia, roh diyakini dapat menghukup perempuan tertentu untuk dosa berat yang dilakukannya dengan mengubah mereka menjadi manusia serigala selama 7 tahun.


Cerita lain dari penampakkan manusia serigala juga ditemukan dalam mitologi Yunani yaitu mengenai Lycaon yang bisa berubah menjadi manusia serigala setelah ia memakan daging manusia. Dalam tradisi lama Armenia, roh diyakini bisa menghukum perempuan tertentu atas dosa-dosa berat yang telah dilakukannya dengan merubah mereka menjadi manusia serigala selama 7 tahun.

Bahkan sejarawan kuno Herodotus pernah meyebutkan adanya sebuah suku yang disebut Neuri yang bisa berubah menjadi manusia serigala setahun sekali selama beberapa hari.


Pada abad ke-18 di Wales banyak laporan mengenai serangan serigala terhadap ternak-ternak mereka, dan pada tahun 2007 kemunculan manusia serigala dilaporkan terlihat dua kali di Stafford, Inggris. Manusia serigala itu disebutkan berwujud sangat besar dan tinggi dengan bulu-bulu panjang di tubuhnya dan berdiri di atas kaki belakangnya.

Film Twilight yang mengisahkan sekelompok pemuda yang menjadi manusia serigala


Sinetron Indonesia kini sedang terkena wabah manusia yang bisa berubah menjadi binatang seperti serigala atau harimau. Cukup mengkhawatirkan memang, anak-anak muda kita disuguhi tayangan yang tidak mendidik seperti itu.

Terlepas dari film yang disebut-sebut meniru kepopuleran Twilight itu, lalu sebenarnya apakah mahluk-mahluk seperti itu memang benar-benar ada atau hanya rekayasa manusia saja? Yu, kita cari kebenarannya di sini.

Manusia serigala (Likantrof atau likan) adalah sebuah mitos dari Eropa kuno berupa perwujudan sosok mahluk berpenampilan setengag manusia dan setengah serigala. Konon manusia serigala akan berubah pada waktu bulan purnama karena pada waktu itu kekuatan mistiknya telah mencapai puncaknya. 

Dalam mitologi tersbut disebutkan juga mengenai manusia yang tergigit atau tercakar oleh manusia serigala maka akan berubah menjadi salah satu dari manusia serigala atau serigala jadi-jadian. Menurut kisah, manusia serigala ini hanya bisa mati jika badannya tertembus oleh peluru atau tombak yang terbuat dari perak.




Sedangkan manusia harimau adalah sebuah legendan dan mitos yang beredar di beberapa daerah di Indonesia. Kisah mengenai manusia harimau bisa ditemukan dalam cerita-cerita rakyat di beberapa daerah seperti di Sumatera dan Jawa.


Di daerah Sumatera misalnya, cerita mengenai keberadaan manusia harimau banyak ditemukan di beberapa wilayah, begitu pula di Jawa dan Madura yang sosoknya dikait-kaitkan dengan manusia yang memiliki kemampuan merubah diri menjadi harimau karena mempunyai ilmu kesaktian tertentu.

Tidak sekedar mitos 

Legenda mengenai manusia serigala sudah muncul di Eropa sejak abad pertengahan, banyak kalangan yang meyakini mitos tersebut benar adanya, hal tersebut bisa dibuktikan dengan banyaknya cerita-cerita mengenai penjumpaan serta penyelidikan-penyelidikan yang menyertainya. Pada tahun 1850 saja sudah ada 13 laporan mengenai penampakkan manusia serigala ini di beberapa wilayah di Eropa.

Manusia serigala di Wittlich, Jerman (1988) 

Sebuah kuil didirikan dekat kota Wittlich dengan kayakinan jika lilin kuil padam, manusia serigala akan kembali. Didekat Wittlich ada sebuah basis angkatan udara. Pada tahun 1988, beberapa polisi keamanan melewati kuil saat menuju basis pertahanan, dan mereka melihat bahwa lilin sudah padam. Mereka menyalakannya lagi, bercanda tentang hal itu.


Kemudian pada malam hari alarm menyala, saat mereka memeriksanya, mereka mengklaim telah berhadapan dengan mahkluk legendaris, werewolf. Menurut mereka werewolf tersebut kabur melewati pagar yang tinggi.Siapa yang sedang beruntung, werewolf atau para pria? Keseluruhan cerita tentu akan berbeda jika werewolf tersebut memutuskan membuat sushi.

Manusia serigala di Perancis (1598)

Pada tahun 1598, seorang pengemis yang dikenal sebagai Jacques Roulet dikurung di sebuah rumah sakit jiwa setelah mengaku melakukan pembunuhan dan memakan beberapa wanita dan anak anak... sebagai manusia serigala.  Dia percaya dirinya dapat berubah menjadi mahkluk lain dengan bantuan salep pemberian orangtuanya.


Jacques ditangkap setelah tubuh seorang remaja ditemukan sedang dimakan oleh dua orang serigala (saudara dan sepupunya, mungkin?). Pria yang menangkapnya menemukan Jacques hanya setengah berpakaian dan tangannya bersimbah darah.

Werewolf dalam Mitologi Yunani

Kisah lain dari manusia serigala sering muncul dalam mitologi Yunani dimana Lycaon berubah menjadi manusia serigala setelah memakan manusia. Dalam pengetahuan Armenia, roh diyakini dapat menghukup perempuan tertentu untuk dosa berat yang dilakukannya dengan mengubah mereka menjadi manusia serigala selama 7 tahun.


Cerita lain dari penampakkan manusia serigala juga ditemukan dalam mitologi Yunani yaitu mengenai Lycaon yang bisa berubah menjadi manusia serigala setelah ia memakan daging manusia. Dalam tradisi lama Armenia, roh diyakini bisa menghukum perempuan tertentu atas dosa-dosa berat yang telah dilakukannya dengan merubah mereka menjadi manusia serigala selama 7 tahun.

Bahkan sejarawan kuno Herodotus pernah meyebutkan adanya sebuah suku yang disebut Neuri yang bisa berubah menjadi manusia serigala setahun sekali selama beberapa hari.


Pada abad ke-18 di Wales banyak laporan mengenai serangan serigala terhadap ternak-ternak mereka, dan pada tahun 2007 kemunculan manusia serigala dilaporkan terlihat dua kali di Stafford, Inggris. Manusia serigala itu disebutkan berwujud sangat besar dan tinggi dengan bulu-bulu panjang di tubuhnya dan berdiri di atas kaki belakangnya.

Film Twilight yang mengisahkan sekelompok pemuda yang menjadi manusia serigala


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Manusia serigala, fakta atau hanya mitos ?"

Posting Komentar