Empat jenis terapi pijat dan manfaatnya

Saat pikiran dan tubuh sedang lelah, hal pertama yang paling anda inginkan adalah bersantai sambil dipijat. Akan tetapi terapi pijat bukan sekedar untuk bersantai atau relaksasi saja, tapi juga bisa menjadi kunci menuju hidup yang lebih sehat. 

Namun perlu juga diketahui bahwa tidak semua terapi pijat itu sama, karena setiap pijatan bisa diterjemahkan secara berbeda tergantung jenis dan manfaatnya, seperti empat jenis terapi pijat berikut ini. 

1. Pijatan ala Thailand (Thai massage)

Thai massage

Pijatan ala Thailand atau lebih populer dengan sebutan Thai massage adalah sebuah teknik memijat dengan cara menggerakkan tangan, lutut dan kaki untuk tujuan meredakan ketegangan otot serta untuk membuka sendi dan merangsang akupresur. Terapi pijat ini kadang dianggap sebagai bentuk yoga, dan dilakukan di atas lantai dengan bergelar tikar. Selain itu, terapi pijat ala Thailand ini tidak menggunakan minyak untuk memijatnya. 

Adapun manfaat yang didapatkan setelah melakukan terapi pijat ala Thailand ini adalah : 
  • Membantu dalam kompresi otot serta mobilisasi sendi-sendi. 
  • Membantu mengurangi stres.
  • Membantu meningkatkan sirkulasi darah.
  • Membantu meningkatkan energi dan fleksibilitas.

2. Pijat ala Swedia atau Swedish massage

Pijat ala Swedia

Berbeda dengan pijat ala Thailand, teknik memijat ala Swedia menggunakan lima teknik utama pemijatan, seperti membelai, meremas, hingga menggosok. Sebagian besar teknik pemijatan ala Swedia ini dilakukan sambil berbaring dengan tujuan untuk membuat tubuh menjadi lebih rilek dan tenang.  S

Selama proses pemijatan diharuskan menggunakan minyak esensial atau lotion. Setelah pemijatan selesai, dianjurkan untuk mandi dengan air hangar untuk membuat tubuh menjadi lebih segar. 

Manfaat teknik pemijatan ala Swedia adalah untuk : 
  • Meningkatkan tingkat oksigen dalam darah
  • Mengurangi racun dalam otot
  • Meningkatkan sirkulasi darah
  • Mengurangi tingkat stres dan membantu Anda bersantai

3. Deep Tissue Massage 

Deep Tissue Massage


Pemijatan teknik deep tissue massage ini difokuskan pada lapisan lebih dalam dari jaringan otot dan saraf. Teknik ini lebih mengandalkan siku, buku-buku jari dan tinju ketika melakukan pemijatan untuk tujuan meluruhkan racun yang ada dalam tubuh. Oleh karenanya, setelah pemijatan dengan teknik ini selesai dianjurkan untuk banyak minum air putih. 

Sedangkan manfaat yang bisa didapatkan dari teknik pemijatan ala Deep Tissue Massage ini adalah:
  • Membantu melemaskan otot-otot
  • Membantu mengatasi rasa sakit
  • Menurunkan tekanan darah
  • Mengurangi stres

4. Pijat Shiatsu 

Pijat Shiatsu


Pijat Shiatsu adalah teknik memijat dengan memfokuskan pada tekanan jari. Menurut para ahli, teknik memijat gaya Shiatsu ini sama efektifnya dengan akupresur. Pada saat pemijatan Shiatsu, energi akan menyebar di sepanjang saluran dalam tubuh. Teknik memijat ala Shiatsu ini cukup efektif untuk mengatasi kondisi sulit tidur, gangguan pencernaan, sendi bengkak hingga sakit kepala. 

Sedangkan manfaat lain yang bisa didapat setelah pemijatan dengan teknik Shiatsu ini adalah: 
  • Meningkatkan aliran energi positif
  • Mengurangi nyeri otot dan nyeri akibat luka
  • Membantu mengatasi masalah sulit tidur atau insomnia
  • Membantu penyembuhan sindrom pramenstruasi
  • Membantu penyembuhan depresi.

Itulah empat jenis terapi pijat dan manfaatnya, jadi silakan anda pilih teknik mana yang cocok, lalu konsultasikan dengan terapis pijat anda. 

Semoga manfaat

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Empat jenis terapi pijat dan manfaatnya "

Posting Komentar