Ini sebabnya virus zika dianggap sangat berbahaya !

virus zika
Waspada penyebaran virus zika di Indonesia
Dunia dikejutkan oleh menyebarnya virus zika di Brazil. Akibat penyebaran virus tersebut, sebanyak 400 bayi yang baru dilahirkan mengalami pengecilan kepala dan penciutan otak yang disebut microcephaly. 

Kehebohan semakin bertambah mengingat Brazil akan menjadi tuan rumah olimpiade duna di bulan Agustus mendatang.  Bukan itu saja, organisasi kesehatan dunia WHO memperingatkan orang-orang untuk berhati-hati saat mengunjungi 22 negara yang dianggap rawan penyebaran virus ini. 

Umumnya 22 negara tersebut berafa di kawasan Amerika latin dan Karibia. Sedangkan negara-negara yang telah dipastikan endemik virus zika adalah:  Bolivia, Ekuador, Guatemala, Paraguai, Venezuela, Barbados dan Meksiko.
Apa sebenarnya virus zika? 


Virus Zika merupakan family dari Flaviviridae yang bisa menjangkiti orang dewasa dan menyebabkan kelumpuhan. Dampak virus zika ini sangat serius,  seorang wanita hamil yang terjangkit virus ini akan melahirkan bayi dengan kepala dan otak yang mengalami pengecilan. 


Virus zika menyebar melalui gigitan nyamuk dan bisa menyebabkan kerusakan otak bayi ketka masih berada dalam kandungan, yang mengakibatkan bayi tersebut lahir dengan kondisi microcephaly yang menyebabkan cacat permanen. Para ahli di Brazil mengidentifikasi bahwa virus ini dibawa oleh seorang pecandu bola yang menyaksikan kejuaraan sepak bola pada tahun 2014 lalu. 


Bayi dengan microcephaly


Virus zika pertama kali ditemukan pada tahun 1940 pada monyet-monyet yang hidup di hutan tropis Uganda, Afrika Tengah. Kemudian virus mulai menular pada manusia pertama kalinya pada tahun 1954 di Nigeria. Tahun 2007, virus ini menyebar hingga kepulauan Cook, Easter Island dan Polinesia. 


Di Kolombia tercatat sebanyak 560 kasus wanita hamil usia 6-8 bulan yang terinfeksi virus ini. Sedangkan di El-Savador dilaporkan sebanyak 169 kasus dengan 45 kasus diidap oleh wanita hamil dengan 2 kasus kematian. Selama bulan November tahun lalu, kasus penyebaran virus zika ini meningkat hingga 3836 hanya dalam satu bulan. 


Mengingat tingginya jumlah kasus teridap virus ini, maka Indonesia perlu mewaspadai kemunculan virus ini, mengingat penyebarannya bisa terjadi dengan cepat dari manusia ke manusia dengan nyamuk sebagai media penyebarannya seperti halnya kasus demam berdarah. 




virus zika
Waspada penyebaran virus zika di Indonesia
Dunia dikejutkan oleh menyebarnya virus zika di Brazil. Akibat penyebaran virus tersebut, sebanyak 400 bayi yang baru dilahirkan mengalami pengecilan kepala dan penciutan otak yang disebut microcephaly. 

Kehebohan semakin bertambah mengingat Brazil akan menjadi tuan rumah olimpiade duna di bulan Agustus mendatang.  Bukan itu saja, organisasi kesehatan dunia WHO memperingatkan orang-orang untuk berhati-hati saat mengunjungi 22 negara yang dianggap rawan penyebaran virus ini. 

Umumnya 22 negara tersebut berafa di kawasan Amerika latin dan Karibia. Sedangkan negara-negara yang telah dipastikan endemik virus zika adalah:  Bolivia, Ekuador, Guatemala, Paraguai, Venezuela, Barbados dan Meksiko.
Apa sebenarnya virus zika? 


Virus Zika merupakan family dari Flaviviridae yang bisa menjangkiti orang dewasa dan menyebabkan kelumpuhan. Dampak virus zika ini sangat serius,  seorang wanita hamil yang terjangkit virus ini akan melahirkan bayi dengan kepala dan otak yang mengalami pengecilan. 


Virus zika menyebar melalui gigitan nyamuk dan bisa menyebabkan kerusakan otak bayi ketka masih berada dalam kandungan, yang mengakibatkan bayi tersebut lahir dengan kondisi microcephaly yang menyebabkan cacat permanen. Para ahli di Brazil mengidentifikasi bahwa virus ini dibawa oleh seorang pecandu bola yang menyaksikan kejuaraan sepak bola pada tahun 2014 lalu. 


Bayi dengan microcephaly


Virus zika pertama kali ditemukan pada tahun 1940 pada monyet-monyet yang hidup di hutan tropis Uganda, Afrika Tengah. Kemudian virus mulai menular pada manusia pertama kalinya pada tahun 1954 di Nigeria. Tahun 2007, virus ini menyebar hingga kepulauan Cook, Easter Island dan Polinesia. 


Di Kolombia tercatat sebanyak 560 kasus wanita hamil usia 6-8 bulan yang terinfeksi virus ini. Sedangkan di El-Savador dilaporkan sebanyak 169 kasus dengan 45 kasus diidap oleh wanita hamil dengan 2 kasus kematian. Selama bulan November tahun lalu, kasus penyebaran virus zika ini meningkat hingga 3836 hanya dalam satu bulan. 


Mengingat tingginya jumlah kasus teridap virus ini, maka Indonesia perlu mewaspadai kemunculan virus ini, mengingat penyebarannya bisa terjadi dengan cepat dari manusia ke manusia dengan nyamuk sebagai media penyebarannya seperti halnya kasus demam berdarah. 




Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ini sebabnya virus zika dianggap sangat berbahaya !"

Posting Komentar