Cerita rakyat dibalik film kartun Masha and The Bear

Siapa yang tak kenal Masha and the bear, film kartun yang lucu itu kerap tayang dalam sebuah saluran televisi swasta dengan kisah-kisahnya yang menghibur hari. Dibalik kepopuleran serial kartun ini, ternyata didapati dua asal-usul yang berbeda kisah, yang satu menyedihkan dan satu lagi happy ending, nah berikut cerita rakyat dibalik film kartun Masha and The Bear.



Dalam serial kartunnya, sosok masha digambarkan sebagai bocah perempuan yang nakal, dan saking nakalnya ia tidak memiliki teman dari kalangan binatang. Satu-satunya teman setia yang selalu menghiburnya adalah sang beruang. 


Karakter Masha diadaptasi dari sebuah kisah yang pernah terjadi. Masha adalah nama seorang anak perempuan kecil yang periang, pada suatu hari dengan diajak orangtuanya Masha kecil melihat-lihat pertunjukkan sirkus keliling yang kebetulan singgah di kota mereka.  


Di tempat hiburan tersebut, Masha menikmati semua pertunjukan yang ditampilkan, namun di tengah-tengah pertunjukan, Masha kecil lepas dari pengawasan kedua orangtuanya. Ia pergi mengendap-ngendap ke sebuah tempat yang ternyata merupakan kandang beruang. 


Singkat cerita, Masha pun tewas karena menjadi santapan beruang sirkus tersebut. Kedua orangtuanya yang merasa bersalah akhirnya menjadi depresi.
Kejadian yang memilukan tersebut kemudian diangkat menjadi sebuah film kartun yang berjudul "Masha and The Bear". Film itu sendiri dibuat untuk mengenang sosok Masha dalam dunia nyata yang tokohnya tak lain adalah Masha sendiri. 


Namun dibalik kisah yang mengerikan tersebut, (yang bisa saja dibuat-buat/hoax)  asal-usul Marsha and The Bear sebenarnya sudah dijelaskan dalam sebuah cerita rakyat di Russia.  


Berikut kisah Masha and The Bear dalam cerita rakyat Russia 


Ada sepasang pria dan wanita tua, yang memiliki cucu bernama Masha. Suatu hari beberapa teman Masha ingin pergi ke hutan mencari jamur dan buah berry. Mereka datang ke rumah Masha untuk mengajaknya turut serta. Masha bilang kepada kakek serta neneknya.

"Oma, opa, boleh ya aku pergi ke hutan," pinta Masha.

Kakek-nenek Masha mengizinkan dengan satu nasihat: Masha tidak boleh terpisah dari teman-temannya atau Masha akan tersesat.

Masha dan teman-temannya pun mencari jamur dan buah. Selama beberapa waktu mencari, tanpa terasa Masha telah terpisah dari teman-temannya. Masha memanggil-manggil temannya. "Hallo?"

Ternyata teman-teman Masha sudah tidak ada di dekat Masha lagi. Mereka semua sudah pergi meninggalkannya. Karena sudah malam, Masha berjalan mencari jalan pulang sampai akhirnya dia menemukan pondok kecil yang dihuni oleh beruang.
 



Masha mengetuk pintu selama beberapa kali. Karena tidak ada jawaban, Masha membuka pintu dan duduk di dekat jendela. Dia ingin tahu siapa yang tinggal di sana.

Beberapa saat setelahnya, yang tinggal di pondok tersebut adalah beruang. Seekor beruang yang besar. Menemukan Masha di dalam pondokannya, beruang lalu menakut-nakutinya. Sehingga Masha menjadi takut. Beruang mengatakan jika dirinya tidak akan membuat Masha takut asalkan Masha membuatkan makanan dan mengurus rumah untuknya.


Cerita Rakyat Rusia: "Masha and the Bear"



Selama beberapa waktu, Masha melakukan semua yang diperintahkan beruang. Namun dia rindu dengan kakek-neneknya dan juga teman-temannya. Karena itu Masha mencari akal untuk bisa pulang.

Masha kemudian meminta beruang untuk membiarkannya satu hari saja untuknya pulang ke rumah. Karena dia mau memberikan kue untuk dimakan kepada kakek-neneknya.

"Jangan. Kalau keluar sendirian kamu akan tersesat. Tapi... kalau kamu bersedia memberikan sebagian kue itu untukku, maka aku akan mengantarkannya kepada kakek-nenek kamu," kata beruang.

Masha pun membuat kue yang besar untuk dikirim kepada kakek-neneknya. "Silakan kamu bawa kue ini. Tapi aku akan naik ke pohon ek besar dan memantaumu. Awas kalau memakannya!"

Beruang menurut apa yang dikatakan Masha. Sebelum beruang menggendong kue itu dengan keranjang di belakang punggungnya, Masha menyelinap dan masuk ke dalam keranjang. Kemudian menutupi dirinya dengan kue.

Di tengah jalan beruang mau memakannya. Namun terdengar suara Masha dari dalam keranjang. Beruang pun tidak jadi memakan kue tersebut. Begitu seterusnya.

Akhirnya beruang sampai di depan rumah kakek-nenek Masha. Dengan cepat, beruang mengetuk pintu dan berteriak, "Aku membawa sesuatu untuk kalian dari Masha."

Kakek-nekek Masha pun segera keluar dan menemukan sebuah keranjang. Mereka membukanya dan terkejut ketika melihat Masha ada di dalamnya. Masha pun memeluk kakek dan neneknya. Mereka bersyukur Masha bisa selamat karena kepintarannya. 


Salam
Siapa yang tak kenal Masha and the bear, film kartun yang lucu itu kerap tayang dalam sebuah saluran televisi swasta dengan kisah-kisahnya yang menghibur hari. Dibalik kepopuleran serial kartun ini, ternyata didapati dua asal-usul yang berbeda kisah, yang satu menyedihkan dan satu lagi happy ending, nah berikut cerita rakyat dibalik film kartun Masha and The Bear.



Dalam serial kartunnya, sosok masha digambarkan sebagai bocah perempuan yang nakal, dan saking nakalnya ia tidak memiliki teman dari kalangan binatang. Satu-satunya teman setia yang selalu menghiburnya adalah sang beruang. 


Karakter Masha diadaptasi dari sebuah kisah yang pernah terjadi. Masha adalah nama seorang anak perempuan kecil yang periang, pada suatu hari dengan diajak orangtuanya Masha kecil melihat-lihat pertunjukkan sirkus keliling yang kebetulan singgah di kota mereka.  


Di tempat hiburan tersebut, Masha menikmati semua pertunjukan yang ditampilkan, namun di tengah-tengah pertunjukan, Masha kecil lepas dari pengawasan kedua orangtuanya. Ia pergi mengendap-ngendap ke sebuah tempat yang ternyata merupakan kandang beruang. 


Singkat cerita, Masha pun tewas karena menjadi santapan beruang sirkus tersebut. Kedua orangtuanya yang merasa bersalah akhirnya menjadi depresi.
Kejadian yang memilukan tersebut kemudian diangkat menjadi sebuah film kartun yang berjudul "Masha and The Bear". Film itu sendiri dibuat untuk mengenang sosok Masha dalam dunia nyata yang tokohnya tak lain adalah Masha sendiri. 


Namun dibalik kisah yang mengerikan tersebut, (yang bisa saja dibuat-buat/hoax)  asal-usul Marsha and The Bear sebenarnya sudah dijelaskan dalam sebuah cerita rakyat di Russia.  


Berikut kisah Masha and The Bear dalam cerita rakyat Russia 


Ada sepasang pria dan wanita tua, yang memiliki cucu bernama Masha. Suatu hari beberapa teman Masha ingin pergi ke hutan mencari jamur dan buah berry. Mereka datang ke rumah Masha untuk mengajaknya turut serta. Masha bilang kepada kakek serta neneknya.

"Oma, opa, boleh ya aku pergi ke hutan," pinta Masha.

Kakek-nenek Masha mengizinkan dengan satu nasihat: Masha tidak boleh terpisah dari teman-temannya atau Masha akan tersesat.

Masha dan teman-temannya pun mencari jamur dan buah. Selama beberapa waktu mencari, tanpa terasa Masha telah terpisah dari teman-temannya. Masha memanggil-manggil temannya. "Hallo?"

Ternyata teman-teman Masha sudah tidak ada di dekat Masha lagi. Mereka semua sudah pergi meninggalkannya. Karena sudah malam, Masha berjalan mencari jalan pulang sampai akhirnya dia menemukan pondok kecil yang dihuni oleh beruang.
 



Masha mengetuk pintu selama beberapa kali. Karena tidak ada jawaban, Masha membuka pintu dan duduk di dekat jendela. Dia ingin tahu siapa yang tinggal di sana.

Beberapa saat setelahnya, yang tinggal di pondok tersebut adalah beruang. Seekor beruang yang besar. Menemukan Masha di dalam pondokannya, beruang lalu menakut-nakutinya. Sehingga Masha menjadi takut. Beruang mengatakan jika dirinya tidak akan membuat Masha takut asalkan Masha membuatkan makanan dan mengurus rumah untuknya.


Cerita Rakyat Rusia: "Masha and the Bear"



Selama beberapa waktu, Masha melakukan semua yang diperintahkan beruang. Namun dia rindu dengan kakek-neneknya dan juga teman-temannya. Karena itu Masha mencari akal untuk bisa pulang.

Masha kemudian meminta beruang untuk membiarkannya satu hari saja untuknya pulang ke rumah. Karena dia mau memberikan kue untuk dimakan kepada kakek-neneknya.

"Jangan. Kalau keluar sendirian kamu akan tersesat. Tapi... kalau kamu bersedia memberikan sebagian kue itu untukku, maka aku akan mengantarkannya kepada kakek-nenek kamu," kata beruang.

Masha pun membuat kue yang besar untuk dikirim kepada kakek-neneknya. "Silakan kamu bawa kue ini. Tapi aku akan naik ke pohon ek besar dan memantaumu. Awas kalau memakannya!"

Beruang menurut apa yang dikatakan Masha. Sebelum beruang menggendong kue itu dengan keranjang di belakang punggungnya, Masha menyelinap dan masuk ke dalam keranjang. Kemudian menutupi dirinya dengan kue.

Di tengah jalan beruang mau memakannya. Namun terdengar suara Masha dari dalam keranjang. Beruang pun tidak jadi memakan kue tersebut. Begitu seterusnya.

Akhirnya beruang sampai di depan rumah kakek-nenek Masha. Dengan cepat, beruang mengetuk pintu dan berteriak, "Aku membawa sesuatu untuk kalian dari Masha."

Kakek-nekek Masha pun segera keluar dan menemukan sebuah keranjang. Mereka membukanya dan terkejut ketika melihat Masha ada di dalamnya. Masha pun memeluk kakek dan neneknya. Mereka bersyukur Masha bisa selamat karena kepintarannya. 


Salam
loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cerita rakyat dibalik film kartun Masha and The Bear"

Posting Komentar

loading...