Unik, penduduk di desa ini berkomunikasi dengan berkicau

Selama ini kita hanya tahu bahwa berkicau adalah bahasa yang digunakan burung untuk berkomunikasi. Tapi jika berkunjung ke Desa Kuskoy yang terletak di Turki, maka anda akan menemukan fakta menarik bahwa suara kicauan bukan hanya milik burung semata. Di desa ini, penduduknya memiliki cara unik untuk berkomunikasi yaitu bersiul seperti burung kicauan.



Desa terpencil ini terkenal bukan karena keindahan pemandangan atau suasana pedesaannya yang masih sangat kental, namun justru terkenal di seluruh dunia lantaran suara kicauannya. Loh, kok bisa ya?

Suara kicauan tersebut bukan berasal dari suara burung-burung yang dipelihara penduduk atau suara burung liar, tetapi justru berasal dari suara siulan yang dibuat oleh masyarakat di desa ini untuk saling berkomunikasi.Uniknya, suara siulan yang mirip kicauan burung itu pun memiliki artinya masing-masing yang hanya bisa difahami oleh penduduk di sekitar desa tersebut.

Keahlian para penduduk di sini untuk menirukan suara burung, tak lepas dari keberadaan desa mereka yang cukup terpencil. Jarak antara satu rumah dengan rumah yang lainnya sangat jauh, belum lagi tempatnya yang berada di kawasan pegunungan. Selain itu, belum meratanya listrik masuk desa mereka menjadi alasan untuk mengasah kemampuan bersiul penduduk sekitar.

Bahasa kicauan para penduduk di Desa Kuskoy ini ternyata sudah berlangsung sejak 400 tahun yang lalu, dan itu pula sebabnya desa ini kemudian dijuluki sebagai desa burung atau bird village.

Bagi para penduduk yang tinggal saling berjauhan dan terpisah oleh bukit dan gunung-gunung, bersiul menjadi satu-satunya cara paling mudah dan menghemat tenang ketimbang berteriak atau mendatangi rumah tetangga yang letaknya cukup jauh.

Keunikan cara berkomunikasi para penduduk di desa ini pun kerap menjadi penelitian para peneliti di dunia. Bahkan mereka mengungkapkan kalau bahasa burung ini telah menjadi bahasa standar alias bahasa tradisional dari desa ini.




Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Unik, penduduk di desa ini berkomunikasi dengan berkicau"

Posting Komentar