Sun. Aug 7th, 2022
Rekomendasi Makanan untuk Malnutrisi pada Anak

Malnutrisi anak didefinisikan sebagai kondisi dimana anak mengalami kekurangan atau kelebihan nutrisi/gizi. Masalah ini dapat mengganggu kesehatan dan perkembangan anak. Umumnya malnutrisi yang sering dijumpai adalah kurang gizi (gizi buruk). Simak penyebab, tanda-tanda, hingga cara penanganan seperti makanan untuk malnutrisi pada anak.

Tanda-Tanda Malnutrisi pada Anak

Anak yang mengalami malnutrisi umumnya bisa dilihat secara fisik. Untuk anak yang kurang gizi ditandai dengan berat badan yang turun/tidak sesuai umur, perut membengkak, pipi dan mata cekung, dan waktu pemulihan dari luka/infeksi lama.

Asupan nutrisi yang berlebihan/melampaui asupan nutrisi harian bisa menyebabkan malnutrisi berupa obesitas. Hal ini ditandai dengan anak yang memiliki berat badan berlebih dibanding anak seusianya, mengalami kesulitan bergerak dan bernafas, dan mengalami nyeri sendi maupun otot.

Penyebab dan Dampak Malnutrisi pada Anak

Malnutrisi pada anak disebabkan oleh beberapa faktor. Faktor yang sering dijumpai adalah karena kemiskinan maupun bencana. Kebersihan lingkungan dan kurangnya pengetahuan orangtua tentang kebutuhan gizi harian anak juga menjadi penyebab malnutrisi.

Lebih parahnya, malnutrisi pada anak bisa menyebabkan beberapa masalah pada tumbuh kembang anak salah satunya stunting (bertubuh kerdil). Masalah lainnya adalah daya tahan tubuh anak yang menurun, perkembangan otak terganggu, dan beberapa penyakit akibat malnutrisi, seperti diabetes dan busung lapar.

Cara Penanganan Malnutrisi pada Anak

Cara pertama dalam menangani kondisi ini adalah dengan memberikan makanan untuk malnutrisi. Karena umumnya malnutrisi terjadi akibat kurang gizi, perlu diberikan makanan yang menunjang kebutuhan gizi anak. Ini dia rekomendasi makanan yang bisa diberikan.

1. Susu Berkalori Tinggi

Untuk menangani anak kurang gizi, bisa dengan memberikan susu dengan kalori tinggi. Hal ini disebabkan karena dengan kalori tinggi, maka sumber tenaga/energi tubuh anak bisa lebih besar sehingga efektif untuk menaikkan massa otot dan berat badan.

2. Jenis Makanan Berbiji-bijian

Selain susu, Anda juga bisa memberikan makanan bergizi yang berkalori tinggi, seperti alpukat, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Anda bisa memberikannya secara langsung maupun membuatnya menjadi olahan bubur atau sup.

3. Makanan yang Mengandung Protein Tinggi

Pertumbuhan anak yang terhambat karena malnutrisi biasanya disebabkan karena kurangnya protein. Oleh sebab itu, penting untuk memberikan anak malnutrisi makanan berprotein tinggi, seperti ikan, daging merah, telur, dan makanan olahan dari kedelai.

4. Buah-buahan dan Sereal

Sereal merupakan sumber karbohidrat yang baik untuk pencernaan. Sedangkan buah-buahan difungsikan sebagai sumber vitamin alami bagi anak. Memberikan buah-buahan dan sereal akan membantu dalam mencukupi nutrisi karbohidrat dan vitamin anak.

Pemberian makanan untuk malnutrisi bukan menjadi opsi dalam menangani malnutrisi. Mengingat bahayanya malnutrisi pada anak, penting bagi orangtua untuk mencegah malnutrisi dengan selalu memerhatikan asupan harian anak.

By admin