Sat. Oct 16th, 2021
5 Manfaat Pengelolaan Sampah yang Tidak Disadari

Melakukan pengelolaan sampah tidak hanya bermanfaat untuk diri sendiri namun juga memberikan efek atau dampak berkelanjutan bagi alam dan lingkungan sekitar Anda. Anda mungkin tidak menyadarinya secara langsung, namun kebiasaan yang baik ini dapat menjadi langkah awal untuk menciptakan lingkungan hidup yang sehat.

Apa Saja Manfaat Mengelola Sampah?

Tanpa ada sadari, kebiasaan mengelola sampah yang baik memberikan dampak yang baik juga. Bagi lingkungan. Apalagi jika kebiasaan ini diikuti oleh orang-orang sekitar. Lalu apa saja manfaat yang bisa didapatkan dari mengelola sampah yang banyak diabaikan? Ini dia penjelasannya

1.     Menghemat Tempat Pembuangan Akhir

Manfaat yang satu ini mungkin tidak berdampak langsung ke Anda. Namun jika pengelolaan ini berjalan efektif dan dipraktekkan oleh banyak orang, maka jumlah sampah yang diangkut oleh petugas tentu bisa diminimalisir. Hal ini tentu mampu menghemat lebih banyak lahan yang digunakan untuk membuat tempat pembuangan akhir.

Jika lahan pembuangan sampah dapat diminimalisir, pemerintah tentu dapat mengolah lahan kosong menjadi lebih produktif. Misalnya saja membuat rumah hunian, membuat kawasan perdagangan dan lain-lain. Selain itu sampah yang hanya dibiarkan saja di laha  terbuka juga dapat menimbulkan pencemaran udara yang membahayakan tubuh,

2.     Kawasan Tempat Tinggal Menjadi Lebih Bersih

Jika setiap orang sudah sadar untuk mengelola sampah lebih, maka pemandangan sampah berceceran di jalan atau penumpukan sampah di sungai tidak akan terlihat lagi. Lama kelamaan pemandangan dan kawasan sekitar tentu akan menjadi lebih bersih dan menyehatkan.

Anda juga dapat berkeliling kawasan tempat tinggal tanpa perlu risih akan keberadaan sampah. Kawasan yang bersih tentu akan lebih nyaman untuk ditinggali dibandingkan dengan tempat yang kotor dan kumuh.

3.     Berkurangnya Sumber Penyakit

Sebagian besar penyakit seperti demam berdarah, kolera, malaria, dan jenis-jenis lainnya dibawa oleh binatang, virus, dan bakteri. Sampah yang kotor tentu dapat menjadi media perkembangan dan penyebaran yang baik untuk mereka.

Jika sampah sudah dikelola dengan baik, maka ragam sumber penyakit tersebut bisa dihindari sehingga Anda dan masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut menjadi lebih sehat.

4.     Menghindari Resiko Bencana Alam

Musibah bencana alam seperti banjir saat ini banyak disebabkan oleh penumpukan sampah dan pendangkalan air sungai terutama di kawasan kota-kota besar.  Sampah yang menumpuk terlalu banyak di sungai akan menyebabkan aliran sungai menjadi lebih dangkal.

Berbeda halnya dengan sampah yang dibuang ke saluran air. Jika semakin menumpuk sampah tentu akan menyebabkan penyumbatan. Namun jika kebiasaan mengelola sampah sudah disadari oleh masyarakat, maka secara otomatis volume sampah akan semakin berkurang sehingga resiko banjir bisa dihindari.

5.     Meningkatkan Pendapatan Ekonomi Masyarakat

Sampah non organik yang diolah menjadi barang menarik dan memiliki nilai kreatifitas tinggi tentu dapat diperdagangkan. Jika Anda dapat menggerakkan orang-orang sekitar untuk turut mengolah sampah tersebut menjadi barang bernilai, maka secara perlahan tingkat pendapatan ekonomi daerah tentu akan semakin meningkat.

Oleh karena itu, sebelum dibuang ke tempat sampah, pastikan untuk memisahkan sampah non organik sehingga lebih mudah diolah dan didaur ulang. Jika ekonomi masyarakat meningkat maka kesejahteraan hidup juga akan semakin meningkat.

Seperti halnya Anda yang peduli dengan lingkungan, Nestle bersama dengan perusahaan lain turut beraliansi dalam Packaging and Recycling Alliance for Indonesia (PRAISE) yang berkomitmen untuk terus menjaga lingkungan dari pengelolaan sampah kemasan yang tepat.

By admin